Sunday, June 20, 2010

Senyum Pramugari Lion Air

Sabtu, 27 Oktober 2007
Selama ini dalam penerbanganku Pontianak-Jakarta terasa biasa-biasa saja. Sekalipun pramugari yang melayani di pesawat cantik-cantik. Aku tidak tahu juga bagaimana kali ini menjadi begitu berkesan dan terasa lain. Saat memasuki pesawat aku disambut senyuman manis dari seorang pramugari. Senyum terasa begitu berkesan bagiku. Dari name tag tertulis S*****a. Sekali-sekali aku mencuri pandang untuk melihat wajah cantiknya. Tetapi aku tidak memiliki cukup keberanian untuk berkenalan atau berbicara dengannya. Menurutku itu tidak etis dan aku bukan playboy yang mau berani ambil resiko konyol.

Awalnya aku anggap ini biasa saja, ternyata senyum masih membayangi aku hingga terbawa kealam mimpi. Entah kapan lagi aku bisa melihat senyum itu. Senyuman seorang Pramugari Lion Air yang menarik hati. Hanya Tuhan yang tahu….

Saya Pakai Baju Merah ya…

Saya mulai memakai internet sejak 2000. Saat itu aplikasi chatting yang populer adalah MIRC. Awalnya saya tidak punya nickname yang tetap, sampai akhirnya saya memilih nama “Martinez.” Dalam memilih teman chat lebih berdasarkan nama tapi memperdulikan dari room mana. Yang kelihatanya nama bagus, langsung dijadikan teman chat.

Sampai akhirnya dapat teman chat yang asyik, sebut saja namanya Isabella. Dari pengakuanya dia masih kuliah di fakultas Hukum UI. Setelah beberapa kali chat dan saling telepon, ternyata suaranya merdu. kemudian kami berjanji bertemu di dekat tempat tinggalnya di bilangan Bekasi. Kebetulan salah satu sobat akrab punya pacar di Bekasi. Akhirnya saya pergi berdua dengan sahabat saya.

Setelah sampai di lokasi, saya menghubungi dia lewat wartel di dekat sebuah Pos satpam. Saat itu ponsel masih merupakan barang mahal dan kamera digital belum umum, sehingga kami belum pernah melihat wajah masing-masing. Tidak lama berjalan dua gadis remajadi depan saya menuju Wartel. Salah satunya berwajah hitam manis dan berhidung mancung, sedangkan satunya berbadan gemuk. Cukup menggoda nih si hitam manis pikir saya.

Tidak lama kemudian ponsel saya berdering dari Isabella, saya katakan saya dalah cowok yang berkaos biru yang sedang duduk di pos satpam. Tidak lama kedua gadis remaja tadi menghampiri kami. Langsung saya bertanya pada mereka “Isabella ya ?” kemudian gadis yang berbadan gemuk menjawab “bukan, dia tuh yang Isabella.” Tetapi gadis yang satunya menjawab “Elo begitu ya sama gue ? kalo tahu begini gue ngak temanin kesini”

Kemudian saya melerai “Saya tahu koq yang mana Isabella, kamu kan” kata saya sambil menunjuk gadis yang gemuk. Dengan malu-malu dia menjawab “iya.” Setelah itu gadis yang hitam manis meninggalkan kami di pos satpam. Ternyata dia masih SMA kelas 2 dan namanya yang dipakai untuk chat benar-benar nama aslinya. Kemudian kami berpisah.

Setelah jauh dari Isabella, teman saya mengolok “Saya pakai baju merah ya….” (saat itu iklan tersebut sangat populer) sambil tertawa terbahak-bahak. Pengalaman pertama kopi darat.

Eros dan Psyche

Suatu ketika Venus atau Aprodhite, Sang Dewi kecantikan, merasa cemburu dengan kecantikan seorang wanita yang bernama Psyche. Venus meminta Putranya, Eros atau Cupid, Sang Dewa Cinta untuk menggunakan panahnya saat Psyche tidur sehingga saat dia bangun, dia jatuh cinta pada makhluk yang sangat jelek yang sudah disiapkan oleh Venus.

Setelah melalui perdebatan, akhirnya Eros setuju. Kemudian Eros terbang menuju kamar Psyche di malam hari. Dengan membuat dirinya tidak terlihat, sehingga dia dengan mudah masuk ke ruangan Psyche melalui jendela. Eros akan membuat kecantikan Psyche menjadi kutukan. Pelan-pelan dan dengan tidak bersuara Eros mendekati Psyche yang sedang tertidur. Kemudian di menyiapkan panahnya, tetapi tiba-tiba Psyche terbangun dan ini mengagetkan Eros sehingga membuat panahnya terlepas dan melukainya dirinya. Senjata makan tuan. Sehingga membuat Eros mabuk kepayang pada Psyche. Tapi Psyche tidak menyadari kejadian itu karena eros tidak terlihat.

Kemudian Eros melaporkan kegagalan misinya. Venus marah besar sehingga mengutuk Psyche supaya tidak ada satupun pria yang tertarik. Hal ini membuat Eros sangat terkejut dan sangat kecewa. Dia memutuskan tidak akan lagi melepaskan panah cintanya lagi selama kutukan itu belum dicabut. Akibatnya fatal bagi kuil Venus.

Setelah berbulan-bulan kemudian, tak ada –manusia maupun hewan- jatuh cinta, berpacaran apalagi menikah, akibatnya bumi terasa gersang dan tidak kehidupan (spirit). Semua ini dikarenakan Eros mogok kerja. Akibat langsung terjadi pada kuil Venus yang terancam tutup, karena tidak ada orang yang mau datang ke kuil Venus untuk memuja kecantikannya. Akhirnya dengan berat hati Venus memenuhi permintaan Eros. Eros yang mabuk kepayang kepada Psyche, langsung bersemangat melepaskan panah asmara ke berbagai penjuru dunia sehingga seluruh dunia dilanda badai asmara. Manusia saling jatuh cinta, berpacaran dan menikah, demikian juga dengan hewan. Bumi kembali bergairah.

Hampir semua orang memuji kecantikan psyche, tetapi tidak ada seorangpun yang berhasrat menjadikanya seorang istri. Ayah Psyche, Raja pulau Sisilia, bertanya pada peramal di Kuil Apollo. Peramal mengatakan bahwa tidak ada seorang manusianya pun yang layak menjadi suami Psyche. Dia menasehati agar mengasiangkan Psyche ke sebuah gunung karena disanalah dia akan mendapatkan suami. Ayah Psyche tidak mempunyai pilihan lain, dengan berat hati melaksanakan perintah peramal itu. Psyche pun pasrah menerima hal ini. Sebagaimana layaknya pengantin Psyche didandani seperti pengantin yang siap untuk menikah. Kemudian Zephyrus, Sang Angin Barat, membawa Psyche ke bukit yang sangat indah dimana terdapat sebuah istana mewah yang disediakan khusus untuknya. Selain itu sudah disiapkan sekelompok peri untuk melayani semua kebutuhan Psyche. Dia dijanjikan bahwa pengantin pria akan datang saat malam tiba. Tetapi dia tidak boleh menyalakan lampu. Saat malam tiba Eros untuk menjadi pengantin pria. Psyche merasa tenang dan bahagia menjadi istri Eros, karena Eros sangat lembut dan mengerti memperlakukan wanita. Kemudian dia tidur dengan Psyche. Tetapi dia minta Psyche untuk tidak menyalakan lampu di malam hari, karena saat ini belum tepat waktunya. Tetapi waktunya sudah tiba maka Psyche boleh menyalakan lampu.

Agar tidak kesepian Eros mengijinkan Zephyrus untuk membawa Psyche untuk mengunjungi kedua kakak perempuannya dan juga untuk mengunjungi istana mereka. Tetapi Eros mengingatkan Psyche tidak mendengarkan semua nasehat mereka yang penasaran dan juga iri dengan Psyche dan semua kebahagiaan yang dimilikinya. Kedua kakak Psyche yang mengetahui jika Psyche belum pernah melihat wajah suaminya, mengatakan jika suami Psyche adalah seekor ular besar yang sangat jelek yang akan memangsa Psyche dan anak yang sedang dikandungnya begitu dia lahir. Mereka menganjurkan agar Psyche menyimpan pisau dan lampu dibawah tempat tidur untuk membunuh suaminya.

Dengan segala kepolosannya Psyche menerima anjuran kedua orang kakaknya dengan berat hati. Saat malam tiba, Psyche manyalakan lampu, tetapi secara tidak sengaja dia tertusuk oleh panah Eros yang diletakkan disamping tempat tidur. Psychepun jatuh cinta pada Eros yang memang sangat tampan walaupun mempunyai sayap. Dengan bergairah diapun mulai mencium Eros, tetapi secara tidak sengaja lampu yang dinyalakan Psyche terjatuh. Eros terkejut kemudian terbang meninggalkan Psyche. Psyche menyesal atas apa yang telah dilakukannya. Psyche menangis, tetapi itu tidak mengubah keadaan. Eros tidak pernah kembali ke istana mereka.


Psyche kemudian bertekad mencari Eros, Sang Cinta Sejati. Dia melangkahkan kaki dan berjalan jauh menuju alam pengembaraan, demi Sang Cinta Sejati, hingga akhirnya dia menemukan kuil kosong yang hampir hampir roboh. Dia kemudian membenahi semuanya. Hingga akhirnya datang Ceres, Dewi Kesuburan, dia mengatakan bahwa penyebab semua ini adalah Venus. Jalan keluar satu-satunya ialah Psyche harus menemui Venus, tetapi dia menolak membantu Psyche untuk menemui Venus. Kemudian Psyche memanggil Juno, Dewi Penasehat, tetapi dia memberikan nasehat yang seperti Ceres, dia juga menolak membantu Psyche. Akhirnya Psyche mencari kuil Venus dan menemuinya. Venus memerintahkan kepada Psyche untuk memisahkan butiran gandum dalam sebuah keranjang besar yang sudah tercampur berbagai macam sampah sebelum malam tiba. Ada seekor semut yang merasa kasihan dan terharu melihat perjuangan Psyche, dia kemudian memanggil teman-temanya untuk membantu Psyche.

Venus heran Psyche mampu menyelesaikan semuanya dan kemudian dia menyuruh Psyche untuk pergi ke padang rumput dimana terdapat kawanan domba berbulu emas, Dia harus mencukur bulunya. Dewa sungai memperingatkan Psyche jika domba-domba itu liar dan kuat serta bisa membunuhnya, tetapi jika dia menunggu hingga tengah hari, domba-domba itu akan berteduh dan tidur di bawah pohon di pinggir padang, sehingga ia dapat mengambil bulu dombanya. Kemudian Venus meminta Psyche untuk membawakan air dari air terjun yang dijaga ular besar yang tidak mungkin bisa diambil oleh manusia biasa. Tetapi tugas berat ini bisa dikerjakan oleh Psyche dengan bantuan seekor elang.

Venus terkejut ternyata Psyche masih hidup dan mampu melaksanakan semua tugasnya. Venus masih mempunyai cara untuk menyingkirkan Psyche dengan cara dia mengatakan jika putra sedang stress dan depresi karena Psyche tidak setia dengan janjinya. Venus juga menyalahkan jika kecantikan berkurang karena ulah Psyche. Untuk itu dia harus pergi ke kerajaan bawah untuk menemui Ratunya, Proserpina, untuk meminta sebuah kotak yang bisa mengembalikan kecantikanya. Psyche memutuskan cara tercepat untuk mencapai kerajaan bawah tanah adalah dengan menjatuhkan diri dari tempat yang tinggi dan mati. Dia kemudian menaiki sebuah menara. Tetapi menara itu bisa berbicara memberitahukan 3 cara pada Psyche untuk menuju ke Kerajaan bawah Tanah, tanpa harus mati. Pertama, Psyche harus menyediakan roti untuk menjinakan Cerberus, Anjing berkepala tiga yang dipercaya Hades (Raja kerajaan Bawah Tanah) untuk menjaga pintu gerbang Kerajaan bawah Tanah. Kedua, berjalan dengan tidak memperdulikan apapun yang dia lihat di kerajaan itu. Ketiga, dia hanya diperbolehkan makan roti mentah, tidak boleh makan makanan lain.

Ternyata Psyche berhasil mendapatkan membawa keluar kotak yang diinginkan oleh venus. Tetapi dia penasaran dengan isi kotak, selain dia ingin mendapatkan sedikit kecantikan dari kotak itu, seperti yang pernah dikatakan oleh venus. Ternyata venus telah membohongi Psyche. Kotak itu berisi obat tidur yang berbentuk uap, yang bisa mengakibatkan Psyche tertidur untuk selamanya, tetapi Eros yang telah memaafkan Psyche, datang untuk menolong Psyche dengan cara menutupi wajah psyche dengan sayapnya dari hirupan obat tidur. Dan memasukan kembali semua isi kotak itu. Kemudian dia terbang menuju gunung Olimpus untuk meminta pertolongan Zeus, raja para dewa. Zeus kemudian memanggil para dewa untuk mengadakan sidang. Kemudian sidang secara aklamasi menyetujui perkawinan Cupid dan Psyche. Zeus memanggil Psyche untuk datang ke Gunung Olimpus dan memberinya minum Ambrosia, yang membuat Psyche tidak bisa mati seperti para dewa-dewi dan Cupid dan Psyche dapat hidup bahagia selamanya sebagai suami istri.

Psyche dalam bahasa Yunani artinya jiwa, nafas, dan gairah. Eros artinya cinta. jiwa selalu mencari cinta, Jiwa dan cinta harus menjadi satu dan tak terpisahkan itulah soulmate


Mitologi Yunani abad II oleh Lucius Apuleius diterjemahkan dan diolah oleh Anton Surya